[ANNOUNCEMENT] Remake Projects

Hello bello! ><

Errm… yah… saya muncul lagi membawa sebuah announcement (announcement ketiga di blog ini, terhitung dari welcome post dan LSOO announcement) yang sebenernya nggak penting-penting amat. Kayaknya saya muncul nggak penting melulu ya 😐 ah tapi ya sudahlah, toh daripada nggak muncul sama sekali.

Jadi, seperti announcement tempo hari, saya akan memulai dengan ritual biasa terlebih dahulu, yaitu…

…PIDATO!

Readers : “…”

Dan seperti announcement tempo hari juga, pidatonya bener-bener nggak nyambung. Hebat. Ciri khas saya banget.

Readers : “…”

OKE! Jadi, pidatonya singkat aja. Saya cuman mau ngasih tahu kalo MOTO chapter 4 yang panjangnya ngaujubileh itu UDAH SELESAI! XD Horeee… bersorak!!

Readers : “…”

Saya : “Kok nggak bersorak?”

Readers : “Gitu doang?”

Saya : “Eng… iya, sih”

Readers : *saling pandang* “…”

Readers 1 : “Kita pulang yuk”

Readers 2 : “Ide bagus”

Saya : “TIDAAAAAAAKK!!!”

Readers : *lari kabur*

Yah, ya udah, deh, walaupun readers pada lari kabur juga tetep akan saya lanjutin 😐 Jadi, selain itu, di Author Review MOTO chapter 4 kali ini, saya nggak akan lagi membuatnya. Tapi, sebagai gantinya, Viona yang akan membuatnya. Paling-paling ntar saya cuman edit bagian intro ama penutupnya doang kayak yang Viona lakuin di AR chap 3. Nah, di AR chap 4 ini juga bakal ada lanjutan dari “Low Presence Characters List” di AR chap 3. Sebanyak tiga karakter akan dibahas di situ. Hayo, tebak siapa mereka!

Readers : “Beuh… Gaya lu udah kayak host kuis aja. Bikin mual.”

Saya : “Lho kok kalian di sini?”

Readers : *saling pandang* “…”

Readers 1 : “Oh iya, kita harusnya pergi ya”

Readers 2 : “Bener juga. Kok kita di sini?”

Readers 1 : “Entahlah. Pulang yuk”

Readers 2 : “Yuk”

Saya : “…”

Oke, jadi inilah contoh announcement yang bahkan udah kehilangan pendengar sebelum dimulai. Kedengarannya ngenes banget.

So, daripada makin pada gak betah, saya langsung lanjut aja deh ke bagian intinya.

Yah, seperti yang sudah kalian lihat di judul postingan ini, saya akan membuat sebuah proyek lagi yang judulnya “Remake Projects”. Mungkin beberapa udah bisa nangkep maksudnya dari situ, dan beberapa belum. Jadi, untuk mengantisipasi, mendingan saya jelasin aja sekarang.

Apa itu Remake Projects?

Nggak, nggak. Remake Projects bukan proyek fiksi baru yang judulnya “Remake” (jelek banget masa). Daripada bingung, mari kita pelajari secara etimologis judul itu *cielah bahasanya*.

Dalam bahasa inggris, “make” berarti “membuat/menciptakan”, sedangkan “re-“ berarti “ulang/kembali”. Kalo digabungin jadinya bukan “kembali membuat” lho ya, meskipun kalo diterjemahin secara harfiah jadinya gitu 😐 Arti kata “remake” adalah “membuat kembali/membuat ulang/menciptakan kembali/menciptakan ulang”. Yang maksudnya dalam hal ini adalah, kita merombak dari awal karya yang sudah pernah kita buat. Dalam kasus saya, fiksi.

Readers : “LSOO LU KEMANAIN?! HAH?!”

Saya : “WOLES! INI JUGA BARU MAU DIJELASIN!”

Readers : “BURUAN!”

Saya : “Iya, iya! Lagian lu-lu pada bukannya harusnya udah pulang?”

Readers : “…”

Readers 1 : “Eng…”

Oke, jadi saya jelasin aja tanpa meduliin Readers 1 yang songong itu. Saya NGGAK akan menelantarkan LSOO maupun MOTO (barangkali kalo udah giliran saya lagi), soalnya yang saya remake hanya fiksi oneshot aja, BUKAN series. Gila aja, fiksi series saya aja belum jadi pada udah nyampe 100-an halaman. Kayak gitu kok mau diremake, bisa-bisa LSOO hilang dari peradaban 😐

Ide ini saya dapet setelah membongkar-bongkar blog lama. Ternyata banyak sekali fiksi oneshot saya yang potensial, tapi bahasanya masih amburegul amburadul, jadi nggak enak dinikmati. Saya akan memilih beberapa di antara mereka dan menulisnya ulang, kemudian saya post di sini. Beberapa saya ganti judulnya, karena judul-judul lawas itu ABSURD PAKE BANGET, dan saya nggak akan ngasih tahu judul-judul aslinya apa ke kalian-__- those are TOTALLY RIDICULOUS

Readers 1 : “Lebih ridiculous mana sama authornya?”

Saya : “DIEM KAGAK LU!” *Andrew style*

So, saya akan memulai dengan salah satu fiksi oneshot yang dulu saya bikin selama 15 menit rampung (totalnya 3 lembar aja), dan hasilnya… yah, gitu deh. Nggak pantas dibicarain. Jadi, ini kemungkinan bakal mencapai sekitar 8 lembar atau lebih setelah remake, karena ternyata saya dulu jago banget nyumpel-nyumpelin ide di mana-mana, trus madet-madetin cerita. Saking jagonya, cerita saya sampe nggak ada feelnya, bahasanya amburegul amburadul, nggak enak dinikmati, kelihatan nggak berkualitas banget, dan lain sebagainya. Jago kan?

Readers : “…”

Proses pembuatan RP pertama ini sudah jalan 3 halaman, plotnya mau saya padetin aja biar nggak capek bacanya. Genre fiksi kali ini SAD, yang mana dulu udah sering saya bikin, tapi di blog ini sama sekali belum ada (lumayan lah buat nambah-nambahin koleksi).

Kayaknya segitu aja. Tungguin aja RP-nya ya, sama LSOO juga. I hope you’ll all enjoy. THANKSEU! :3

Advertisements

Tell Me Whatever You're Thinking Right Now

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s