[SHARE] Riddle #27

Emily sedang duduk sendirian di kamarnya malam itu. Cuaca di luar sangat buruk, terjadi hujan deras yang berujung pada badai besar, sedangkan Emily satu-satunya orang yang berada di rumah karena orang tuanya sedang pergi dinas ke luar negeri. Sebenarnya Emily ingin ikut kedua orang tuanya, tetapi ia tidak bisa. Ia sedang ujian dan tidak mungkin melewatkan ujian tersebut kalau ingin lulus. Ia harus belajar malam itu.

Tetapi, cuaca yang buruk ditambah kesendiriannya membuatnya sulit berkonsentrasi pada buku. Entah mengapa, situasi membuatnya teramat resah. Saat masih berusaha keras untuk konsentrasi, tiba-tiba terdengar suara “BLAM!” yang keras dari luar kamar. Emily tersentak kaget dan segera ketakutan. Tetapi, karena setelahnya tidak terdengar apa-apa, ia memutuskan bahwa itu mungkin hanya bunyi jendela yang terkena angin atau semacamnya. Ia pun kembali fokus pada buku walaupun dalam hati masih bertanya-tanya apa yang ia lupakan (ia merasa seolah melupakan sesuatu).

Terlambat disadarinya bahwa ia lupa mengunci pintu depan. Ia baru sadar saat tiba-tiba seseorang menerjang masuk ke kamarnya dan mencekik lehernya dari belakang. Orang itu adalah pria berbaju serbahitam yang wajahnya nyaris tak nampak. Emily ingin menjerit minta tolong, tetapi cekikan itu mencegahnya bersuara, bahkan bernapas.

“Berikan seluruh uangmu!” pria itu berkata, “Atau aku akan membunuhmu. Aku membawa senjata tajam!”

“T-tidak ada uang!” Emily susah-payah berkata, “Lepaskan aku!”

“JANGAN BERBOHONG!” pria itu menggeram marah, dan sekejap Emily menyesal telah berbohong, karena pria itu mencekiknya semakin kuat. Saat melihatnya megap-megap, pria itu mengendurkan cekikan, tetapi tidak melepaskannya.

Tiba-tiba, telepon berbunyi.

“Biarkan aku menjawab telepon,” kata Emily dengan napas terengah-engah, “Orang akan curiga bila aku tidak menjawab telepon.”

Pria itu berpikir sejenak, kemudian memutuskan bahwa Emily benar. “Baiklah, tapi TIDAK ADA minta pertolongan atau semacanya. Sekali kau memberitahu apa yang terjadi, kau akan langsung mati.” Ia pun melepaskan Emily dan mengikutinya menuju telepon untuk memastikan ia tidak kabur ke mana-mana. Pisau diacungkannya mengikuti Emily.

Emily pun mengangkat telepon.

“Hei, Anna! Terima kasih sudah menelepon… Oh, ya, kau ingat catatan Fisika yang kupinjamkan padamu minggu lalu? Yah, aku membutuhkannya kembali. Itu akan memberiku banyak bantuan. Ini emergensi, Anna, jadi jika kau bisa membawakannya besok, akan bagus sekali. Tolong cepat temukan catatan itu…. Yah, iya. Aku harus kembali belajar sekarang. Dah.” Begitulah percakapannya di telepon. Emily menutup telepon dan berbalik menghadap pria itu.

“Sekarang beritahu aku DI MANA kau simpan semua uangmu itu!” pria itu mendesak.

“A-ada di kamar ayahku. Ruang ketiga di koridor kanan. Laci nomor dua,” jawab Emily gugup.

“TUNJUKKAN PADAKU!” pria itu menodongkan pisaunya. Emily segera berjalan mendahului pria itu keluar kamar. Mereka berjalan dalam diam dan tegang, sampai tiba-tiba terdengar bunyi sirene polisi meraung-raung di bawah. Si pria kaget bukan main. Ia mencari jendela terdekat dan melompat keluar.

Emily keluar tepat saat pria itu ditangkap dan dibawa ke mobil polisi. Ia melihat Anna berdiri di depan rumahnya sambil tersenyum dengan wajah lega. Ia pun menangis dan memeluk Anna erat-erat.

Polisi menghampiri mereka dan tersenyum. “Anak-anak pintar,” pujinya, “Nah, sekarang ikut aku. Kau harus memberi beberapa keterangan.”

***

Pertanyaannya :

Bagaimana mobil polisi itu bisa datang dan menangkap pria itu?

***

ANOTHER RIDDLE! This one’s a lil bit hard tho, but I’m sure you’ll be able to answer it too. Anyways, did you notice something? OMG IT WAS EMILY AND ANNA LOL! Try not to imagine them as a haunted doll and mad girl juseyo kkk~

So, I’ll be waiting for your try! Babaahh!!

Advertisements

7 thoughts on “[SHARE] Riddle #27

Tell Me Whatever You're Thinking Right Now

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s