Rules and Notes About the Upcoming “Escape Route”

er

Halo, readers!

Seperti yang sudah diberitakan di sini, untuk hari Natal tahun ini, Magical Hidden Notes akan mempublish game pertama yang dicampur dengan fiksi berjudul Escape Route alias Rute Pelarian Diri. Kayaknya masih banyak yang belum ngerti, ya, itu game macam apa dan gimana cara kerjanya. Jadi, sekalian pengumuman ini buat menjelaskan, deh’-‘

(Sekedar info numpang lewat  : Reader 1 nggak akan muncul di sini, karena lagi males ngelawak)

Jadi, kita mulai.

Apa itu Escape Route?

Escape Route adalah fiksi Christmas special di blog ini, tapi nggak seutuhnya fiksi. Bingung gak lo?

Jadi, di cerita yang minimal bakal ada tiga chapter ini, saya udah menyediakan beberapa rute yang bisa dipilih di tengah cerita seperti di otome game. Masih bingung juga? Boleh, deh, dikasih contoh.

Contoh :

“Lo… lo capek?” dia bertanya kepadaku saat kami berdua sudah sampai di tempat tujuan, alias gudang terbengkalai yang rencananya bakal kami selidiki hari ini. Jelas, lah, aku capek. Kami baru saja berjalan berkilo-kilometer hanya demi sampai kemari, dan dia masih menanyakan hal itu?

“Nggak,” jawabku penuh majas ironi. “Mending buruan masuk aja, deh.”

Kami melangkah mendekati gudang itu, dan menyadari bahwa pintunya dikunci. Ada jendela di sampingnya, dan jendela itu sudah tampak sangat rapuh.

“Kita… dobrak aja?” tanyanya, “Atau mecah jendela?”

Aku berpikir sejenak. “Mendingan…”

Jalan apa yang akan aku pilih?

a. Mendobrak pintu (Klik DI SINI)

b. Memecah jendela (Klik DI SINI)

===================================================================================================

 

MECAH JENDELA AJA, DEH.”

“Oke,” katanya. Ia melangkah dan mengecek jendela itu sebentar, kemudian menggunakan benda keras terdekat untuk memecah kaca jendela.

PRANG!

Jendela pecah, tetapi tangannya juga ikut berdarah.

“Astaga!” pekikku, “Lo nggak apa-apa?”

Ia meringis sejenak. “Nggak apa-apa,” jawabnya.

Lalu, tiba-tiba, ia tersungkur ke tanah sambil menjerit. Aku yang panik segera menghampirinya dan memeriksa tangannya. Rupanya ada pecahan kaca yang menancap, dan aku tidak bisa membayangkan sakitnya seperti apa.

“Coba lo masuk,” katanya, “Trus cari obat di dalem. Mana tahu ada.”

Kalap, aku langsung mengangguk. Akhirnya, aku pun masuk sendirian ke dalam lewat jendela yang sudah dipecah.

===================================================================================================

 

“DOBRAK AJA, DEH.”

“Oke,” ia menjawab, kemudian mengambil ancang-ancang untuk mendobrak pintu. Dalam hitungan ketiga (yang dihitungnya sendiri), ia berlari menerjang.

BRAKK!!!

Pintu roboh ke dalam, dan di hadapan kami membentang sebuah ruangan terbengkalai yang isinya berantakan.

“Mm…” ia langsung bergumam ragu, “Lo yakin, nih, kita mau masuk ke sini?”

Aku menelan ludah. Dalam hati, aku mulai merasa ragu, dan timbul ketakutan bahwa semua ini mungkin salah. Tetapi, kukuatkan tekadku dan mengangguk. “Yakin,” jawabku, “Gue yakin banget.”

Dan kami pun melangkah masuk berdua, siap menyambut apa pun yang mungkin ada di dalam.

===================================================================================================

See? Ending dari kedua pilihan itu beda.

That’s how this shit works, friends.

Kemudian, soal nggak boleh memberi komentar, itu serius juga. Saya akan menutup kolom komentar di postingan yang isinya Escape Route, soalnya komentar kalian (jika berhubungan dengan pilihan yang kalian ambil) bisa-bisa memengaruhi pilihan pemain lain, dan itu bakal jadi nggak seru buat mereka. Misalnya, kalian bilang kalian milih mecah jendela, trus kalian nulis “Ah, nggak seru. Masa masuk sendirian, sih, jadinya?” bakal jadi jelas alur cerita yang didapat dari pilihan itu. Jadi, mendingan saya tutup aja comment box-nya.

Sebagai gantinya, saya akan membuat survei di bawah postingan. Kalau mau lihat surveinya seperti apa, bisa coba survei yang satu ini :

Setelah itu, apabila chapter selanjutnya sudah dipublish, kalian akan dikirimi e-mail (oleh saya tentunya) yang isinya mengingatkan jawaban yang sudah kalian pilih di chapter sebelumnya dalam bentuk cerita singkat, semacam sinopsis. Jelas, kan, sekarang?

Nah, berhubung udah jelas, kita langsung aja ke peraturan-peraturan yang harus ditaati.

Peraturan apa saja yang harus ditaati?

  1. Gunakan imajinasi. Dari mulai cerita sampai selesai, bayangkan kejadiannya seolah-olah tokoh utama cerita adalah kalian (karena memang kalian tokoh utamanya). Posisikan diri sebagai si cewek yang menjadi tokoh utama, tidak peduli kalian cowok atau cewek di kehidupan nyata.
  2. Jangan mengubah pilihan-pilihan yang sudah diambil. Misalnya, kalian milih a, trus ternyata di pilihan a itu, kalian kecebur sumur, trus kalian nggak suka. Habis itu, kalian balik lagi ke pilihan sebelumnya dan ganti jadi b. Ini bukannya ngasih ide, sih. Ini ngelarang. Soalnya, itu bakal nggak seru. Kalian go with the flow aja. Ambil resiko dari pilihan yang udah kalian buat.
  3. Boleh main lagi setelah menyelesaikan satu rute. Main terus juga boleh.
  4. Wajib mengisi suvei di bawah postingan.
  5. Udah, sih, gitu aja. Ini biar lima aturannya, soalnya kalo empat jelek HEHEHE

Ada hal lain yang perlu diketahui?

Ada, antara lain :

  1. Alur cerita untuk pilihan yang berbeda benar-benar terpisah. Jadi, semisal kalian memilih masuk ke belokan kiri dan ternyata di sana ada buaya-buaya, kemudian kalian sudah menamatkan rute itu dan main lagi, kali ini memilih belokan kanan, ternyata di sana ada ayam-ayam, bukan berarti saat kalian menghadapi buaya-buaya di belokan kiri tadi, ayam-ayam itu ada di sana. Jadi, kalian udah nggak usah ngurusin pilihan lain yang nggak kalian ambil, deh, mendingan. Soalnya ntar kalian pusing.
  2. Berhubung alur untuk pilihan yang berbeda bisa jadi saling bertolak belakang, bukannya nggak mungkin penjahat di alur 1 dan alur 2 berbeda. Jadi, jangan bingung kalo di alur 1 kok pelakunya A, trus di alur 2 pelakunya B. Emang beda.
  3. Tidak semua jalan menuntun pada keberhasilan. Bisa aja kalian lagi sial, trus milih jalan di mana endingnya kalian mati?
  4. Ada lucky item yang saya tempatin secara acak di salah satu alur, dan bentuknya link. Kalian hanya perlu klik link itu, dan nanti akan ada password lucky item yang harus kalian cantumkan dalam survei (kalo kalian beruntung). Untungnya apa kalian dapet lucky item ini? Ya nggak ada, sih. Cuma biar keren aja HEHEHE Kalian boleh request apa aja ke saya setelah game kalian tamat, asal nggak susah-susah. Kalian juga boleh mengulang game sampe mata kalian jebol kalo emang kepingin banget nemuin lucky item ini. Tapi requestnya hanya terbatas untuk 2 orang.
  5. Ada banyak inside joke alias lelucon yang hanya bakal kalian pahami kalo kalian membaca cerita-cerita saya seperti LSOO, MOTO, ToT, dan ITSBTC di mana tokoh-tokoh dari sana yang saya munculkan. Sepanjang perjalanan, kalian seolah bernostalgia dengan salah satu dari cerita-cerita itu (kalo kalian udah pernah baca) dan bukannya nggak mungkin villain alias penjahatnya (kalo ada penjahatnya, sih) salah satu tokoh dari sana juga.
  6. Kalau kalian baru main setelah semua chapter dipublish, nggak perlu mengisi survei. Main dalam hati aja, kecuali kalian nemu lucky item. Kenapa? Karena nggak ada gunanya saya ngirim e-mail ke kalian buat ngingetin soal pilihan-pilihan kalian, orang kalian juga mainnya langsung dari awal sampe akhir, masa lupa pilihan sendiri?
  7. Katanya 7 itu lucky number kan? HEHEHE

Udah, sih, gitu aja aturan dan hal-hal trivialnya. Semoga kalian semua bisa join, ya! Saat ini, chapter satu sudah tamat, dan tinggal nunggu aja tanggal mainnya.

Segitu aja. Bye!

Advertisements

3 thoughts on “Rules and Notes About the Upcoming “Escape Route”

Tell Me Whatever You're Thinking Right Now

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s